Senin, 16 Oktober 2017

Kurikulum dan Design Pembelajaran SD

KONSEP DASAR PENGEMBANGAN KURIKULUM

1.         Konsep dasar pengembangan Kurikulum
Dalam bahasa latin kurikulum berarti ”lapangan pertandingan” (race course) yaitu arena tempat peserta didik berlari untuk mencapai finish, Baru pada tahun 1955 istilah kurikulum dipakai dalam bidang pendidikan. Dalam konteks pendidikan nasional, secara formal kurikulum lebih diartikan sebagai suatu rencana atau dokumen tertulis. Hal ini bisa dilihat dari pengertian kurikulum sebagai mana tercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003, yang berbunyi bahwa “ kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Bila ditelusuri ternyata kurikulum mempunyai banya pengertian, adapun sebagian pengertian menurut para ahli adalah sebagai berikut:
  1. Kurikulum adalah rancangan pengajaran atau sejumlah mata pelajaran yang disusun secara sistematis untuk menyelesaikan suatu program untuk memperoleh ijazah. (Crow and Crow).
  2. Kurikulum adalah kelompok pengajaran yang sistematik atau urutan subjek yang dipersyaratkan untuk lulus atau sertifikasi dalam pelajaran mayor, misalnya kurikulum pelajaran sosial, kurikulum pendidikan fisika (Carter V. Good dalam Oliva, 191:6).
  3. Kurikulum adalah seluruh pengalaman siswa di bawah bimbingan guru (Hollis L. Caswell and Doak S. Campbell dalam Oliva, 1991:6).
  4. Kurikulum adalah sebagai sebuah perencanaan untuk memperbaiki seperangkat pembelajaran untuk seseorang agar menjadi terdidik (J. Galen Saylor, William M. Alexander, and arthur J. Lewis dalam Oliva 1991:6).
  5. Kurikulum pada umumnya berisi pernyataan tujuan dan tujuan khusus, menunjukkan seleksi dan organisasi konten, mengimplikasikan dan memanifestasikan pola belajar mengajar tertentu, karena tujuan menuntut mereka atau karena organisasi konten mempersyaratkannya. Pada akhirnya, termasuk di dalamnya program evaluasi outcome (Hilda Taba dalam Oliva, 1991:6).
  6. Kurikulum sekolah adalah konten dan proses formal maupun non formal di mana pebelajar memperoleh pengetahuan dan pemahaman, perkembangan skil, perubahan tingkah laku, apresiasi, dan nilai-nilai di bawah bantuan sekolah (Ronald C. Doll dalam Oliva, 1991:7).
  7. Kurikulum adalah rekonstruksi dari pengetahuan dan pengalaman secara sistematik yang dikembangkan sekolah (atau perguruan tinggi), agar dapat pebelajar meningkatkan pengetahuan dan pengalamannnya (Danniel Tanner and Laurel N. Tanner dalam Oliva, 1991:7).
  8. Kurikulum dalam program pendidikan dibagi menjadi empat elemen yaitu program belajar, program pengalaman, program pelayanan, dan kurikulum tersembunyi (Abert I. Oliver dalam Oliva, 1991:7).
  9. Kurikulum mengandung konten (subject matter), pernyataan tujuan (terminal objective), urutan konten, pre-asesmen dari entri skill yang dipersyaratkan pada siswa ketika mulai belajar konten (Roert M. Gagne dalam Oliva, 1991:7).
  10. Kurikulum adalah sejumlah pengalaman pendidikan kebudayaan, sosial, olahraga, dan kesenian yang disediakan oleh sekolah bagi murid-murid di dalam dan di luar sekolah dengan maksud menolongnya untuk berkembang menyeluruh dalam segala segi dan merubah tingkah laku mereka sesuai dengan tujuan-tujuan pendidikan (Dr. Addamardasyi dan Dr. Munir Kamil).
Masih bayak lagi pendapat mengenai kurikulum, Namun inti kurikulum sebenarnya adalah pengalaman belajar yang banyak kaitannya dengan melakukan berbagai kegiatan, interaksi sosial, di lingkungan sekolahproses kerja sama dengan kelompok, bahkan interaksi dengan lingkungan fisik seperti gedung sekolah dan ruang sekolah. Dengan demikian pengalaman itu bukan sekedar mempelajari mata pelajaran, tetapi yang terpenting adalah pengalaman kehidupan.
Ada tiga konsep tentang kurikulum, kurikulum sebagai substansi, sebagai system dan sebagai bidang sudi.
1.       Konsep pertama, kurikulum sebagai suatu substansi, suatu kurikulum, dipandang orang sebagai suatu rencana kegiatan belajar bagi murid-murid disekolah, atau sebagai suatu perangkat tujuan yang ingin dicapai. Suatu kurikulum juga dapat digambarkan sebagai dokumen tertulis sebagai hasil persetujuan bersama antara para penyusun kurikulum dan pemegang kebijaksanaan pendidikan dengan masyarakat.
2.       Konsep kedua, adalah kurikulum sebagai suatu system, yaitu System kurikulum merupakan bagian dari system persekolahan, system pendidikan,  bahkan system mayarakat. Suatu system kurikulum mencakup struktur personalia, dan prosedur kerja bagaiman cara menyusun suatu kurikulum, melaksanakan dan mengevaluasi serta menyempurnakannya.
3.       Konsep ketiga, kurikulum sebagai suatu bidang studi yaitu bidang studi kurikulum. Ini merupakan bidang kajian pra ahli kurikulum dan ahli pendidikan dan pengajaran. Tujuan kurikulum sebagai bidang studi adalah mengembangkan ilmu tentang kurikulum dan sitem kurikulum.
Adapun dasar-dasar dalam mengembangkan kurikulum  yaitu:
  1. kuriulum disusun untuk mewujudkan system pendidikan nasional.
  2. Kurikulum pada semua jenjang pendidikan dikembangkan dengan pendekatan kemampuan. 
  3. kurikulum harus sesuai dengan cirri khas satuan pendidikan pada masing-masing jenjang pendidikan. 
  4. kurikulum pada semua jenjang pendidikan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan , potensi, dan minat peserta didik dan tuntutan pihak-pihak yang memerlukan dan berkepentingan. 
  5. kurikulum pada semua jenjang pendidikan dikembangkan sesuai dengan tuntutan lingkungan . 
  6. kurikulum pada semua jenjag pendidikan mencakup aspek spiritual keagamaan, intelektualitas, watak konsep diri, keterampilan belajar, kewirausahaan, keterampilan hidup yang berharkat dan bermartabat, pola hidup sehat, estetika dan rasa kebangsaan.
2.        Fungsi  dan Cara Mengembangkan Kurikulum
Fungsi kurikulum ialah sebagai pedoman bagi guru dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu kurikulum berfungsi sebagai:
  1. Preventif  yaitu agar guru terhindar dari melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan apa yang ditetapkan kurikulum
  2. Korektif yaitu sebagai rambu-rambu yang menjadi pedoman dalam membetulkan pelaksanaan pendidikan yang menyimpang dari yang telah digariskan dalam kurikulum
  3. Konstruktif yaitu memberikan arah yang benar bagi pelaksanaan dan mengembangkan pelaksanaannya asalkan arah pngembangannya mengacu pada kurikulum yang berlaku
Agar usaha perbaikan kurikulum disekolah dapat berhasil baik, hendaknya diperhatikan langkah-langkah pengembangan kurikulum berikut :
  1. Adakan penilaian umum tentang sekolah, dalam hal apa sekolah itu lebih baik atau lebih rendah mutunya dari pada sekolah lain, adanya diskrepansi antara keyataan dengan apa yang diharapkan bebagai pihak, sumber-sumber yang tersedia.
  2. Selidiki berbagai kebutuhan, anatara lain kebutuhan siswa, kebutuhan guru, dan kebutuhan akan perubahan dan perbaikan.
  3. Mengidentifikasi masalah serta merumuskannya, yang timbul berdasarkan studi tentang berbagai kebutuhan yang tersebut diatas lalu memilih salah satu yang dianggap paling mendesak.
  4. Mengajukan saran perbaikan, sebaiknya Dalam bentuk tertulis, yang dapat didiskusikan bersama, apakah sesuai dengan tuntunan kurikulum yang berlaku, menilai maknanya bagi perbaikan sekolah dan menjelaskan makna dan implikasinya.
  5. Menyiapkan desai perencanaanya yang mencakup tujuan, cara mengevaluasi, menentukan bahan pelajaran, metode penyampaianya, percobaan, penilaian, balikan, perbaikan, pelaksanan dan seterusnya.
  6. Memeilih anggota panitaia, sedapat mungkin sesuai dengan kompetensi masing-masing.
  7. Mengawasi pekerjaan panitia, biasanya oleh kepala sekolah
  8. Melaksanakan hasil panitia oleh guru dalam kelas. Oleh sebab pekerjaan ini tidak mudah, kepala sekolah hendaknya senantiasa menyatakan penghargaannya atas pekerjaan semua yang terlibat dalam usaha perbaikan ini.
  9. Menerapkan cara-cara evaluasi, apakah yang direncanakan itu da direalisasikan. Apa yang indah diatas kertas, belum tentu dapat diwujudkan.
  10. Memantapkan perbaikan, bila ternyata usaha tu berhasil baik dan dijadikan pedoman selanjutnya.

Daftar pustaka

Anonim. 2016. Dasar Dasar Pengembangan Kurikulum,
            http://www.sarjanaku.com/2012/01/dasar-dasar-pengembangan-kurikulum.html,
            diakses pada tanggal 16 Oktober 2017.
Haryanto,Feri Dwi. 2015. konsep dasar kurikulum,
            http://feri.blogs.uny.ac.id/2015/09/29/konsep-dasar-kurikulum, diakses pada
            tanggal 16 Oktober 2017.


41 komentar:

  1. Kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan dan sekaligus sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran pada semua jenis dan tingkat pendidikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. selain itu,kurikulum sangatlah fundamental yang menggambarkan fungsi kurikulum yang sesungguhnya dalam sebuah proses pendidikan.

      Hapus
  2. Sangat membantu sekali, izin copas, dan share 😊

    BalasHapus
  3. Kurikulum sangat membantu proses pembelajaran, kurikulum pada semua jenjang pendidikan dikembangkan sesuai dengan tuntutan lingkungan. Dengan ada nya kurikulum siswa akan lebih aktif dan rasa ingin tahu siswa akan lebih maju 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya,karna Proses pembelajaran merupakan kegiatan yang dijalani oleh peserta didik dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Proses pembelajaran ini berlangsung dalam interaksi antar komponen-komponen peserta didik dan pendidik dengan muatan tujuan pendidikan.

      Hapus
  4. Kurikulum membuat kegiatan pembelajaran lebih terarah

    BalasHapus
  5. kita harus mendukung sebuah perubahan baik itu kurikulum atau apapun dan sejatinya kita harus menyadari bahwa kurikulum selalu memerlukan pengembangan baru sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Justru suatu kurikulum akan tidak relevan lagi jikalau masyarakat berkembang begitu cepat sementara kurikulum masih berkutat pada masa lalu.

    BalasHapus
  6. Agar tujuan pendidikan sesuai dengan yang d tentukan dan yang di amanatkan oleh pemerintah,maka selalu lirik kurikulum sebelum melakukan tugas 👍

    BalasHapus
  7. dengan adanya penyempurnaan kurikulum rambu-rambu pelaksanaan pendidikan akan dapat mengimbangi kemajuan teknologi dan perkembangan zaman yang kita rasakan saat ini

    BalasHapus
  8. Dengan adanya Kurikulum membuat pendidikan jadi semakin terarah, dan terprogres, tentunya penyempurnaan dari kurikulum sendiri masih terus diupayakan mengingat teknologi dan kemajuan perkembangan zaman dalam dunia pendidikan..

    BalasHapus
  9. Kurikulum merupakan program yang harus dilaksanakan oleh guru dan murid dalam proses belajar mengajar. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kurikulum juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran.

      Hapus
  10. Kurikulum merupakan panduan dalam mengembangkan desain pembelajaran.

    BalasHapus
  11. Pada dasarnya kurikulum berfungsi sebagai pedoman atau acuan. Bagi guru, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. selain itu bisa juga Sebagai pedoman kerja dalam menyusun dan mengorganisir pengalaman belajar para peserta didik

      Hapus
  12. Kurikulum adalah rancangan pembelajaran yang di buat oleh pemerintah yang di terap oleh sekolah dalam membimbing siswa untuk memperoleh hasil dari pelajaran yang telah di tentukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya,karna kurikulum itu sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan.

      Hapus
  13. bagi seorang guru, harus bisa menerapkan kurikulum yang sudah di tetapkan agar terlaksana proses pembelajaran dengan baik

    BalasHapus
  14. mantap gan, bisa nih jadi referensi tugas hehe

    BalasHapus
  15. kurikulum berguna untuk membantu siswa dan guru dalam melakukan proses pembelajaran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan Kurikulum dijadikan sebagai alat untuk mencapai suatu tujuanpendidikan, baik itu dalam tujuan nasional, institusional, kurikuler, maupun dalam tujuan instruksional.

      Hapus
  16. Pengembangan kurikulum menjadi motivasi jangan kita jadikan sebagai kendala dlam proses pembelajaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul sekali pak,selain itu pengembangan kurikulum itu merupakan usaha untuk mencari bagaimana rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan untuk mencapai tujuan tertentu dalam suatu lembaga.

      Hapus
  17. untuk mengembangkan kurikulum jangan tinggalkan Evaluasi Diri Sekolah, karena dari hasil EDS akan tergambar seberapa jauh kurikulum yang dimiliki sekolah tercapai

    BalasHapus
  18. Kurikulum k13 yang di laksanakan dengan baik di sekolah akan dirasakan manfaatnya kelak bagi anak,

    BalasHapus
  19. Perbaikan kurikulum dapat melalui EDS.kira kira berapa tahun sekali ya bisa dilakukan evaluasi.

    BalasHapus
  20. Komponen kurikulum yang berlaku, menilai maknanya bagi perbaikan sekolah dan menjelaskan makna dan implikasinya.😊

    BalasHapus
  21. kurikulum adalah kunci penyelenggaraan Pendidikan karena kurikulum memuat segala sesuatu yang wajib di lakukan dan acuan bagi penyelenggara pendidikan. tanpa adanya kurikulum proses pendidikan yang di laksanakan menjadi tidak terarah, berdsarkan hal di atas di harapakan kpada penyelenggara pendidikan wajib memahami kurikulum yg digunakan untuk proses pendidikan yg di lakukan...sebaik2 nya kurikulum juga tidak akan brpengaruh besar yang di timbulkan, tanpa di iringi dengan guru yang berkompeten dan mau serta mampu melaksanakn dan mensosialisasikan dalm lingkungan dunia pendidikan..

    BalasHapus
  22. Kurikulum merupakan acuan dalam proses pembelajaran

    BalasHapus
  23. Komponen sangat bermanfaat bagi pembelajaran d sekolah dan tidak dapat dipisahkan...

    BalasHapus
  24. Orang tua peserta didik dan peserta didik juga merupakan salah satu pendukung dalam implementasi Kurikulum 2013. Orang tua peserta didik memberikan dukungan dengan membantu dan mengawasi anak belajar di rumah serta orang tua mendukung adanya Kurikulum 2013 karena hal itu bisa memudahkan anak dalam belajar.

    BalasHapus
  25. Perubahan kurikulum menuntut kerjasama semua pihak, agar kurikulum yang baru digunakan dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.Begitu juga dg K13 yg nerupakan hal baru kita.Agar K13 dpt terlaksana dg baik mari kita pahami dg seksama

    BalasHapus
  26. Kurikulum 2013, menggharuskan guru agar mau kreatif dan inopatif guna meningkatkan pendidikan yg lebih maju yg sesuai dgn tuntutan zaman...wslm....

    BalasHapus
  27. Dalam implementasi kurikulum semua pihak sangat berperan dalam mencpai hasil akhir pembeljaran

    BalasHapus
  28. kurikulum pada semua jenjag pendidikan mencakup aspek spiritual keagamaan, intelektualitas, watak konsep diri, keterampilan belajar, kewirausahaan, keterampilan hidup yang berharkat dan bermartabat, pola hidup sehat, estetika dan rasa kebangsaan.

    BalasHapus